Kamis, 17 Desember 2009

ASPEK ERGONOMIK




Aspek ERGONOMI dalam Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)



Ergonomika atau (kurang tepat) ergonomi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dengan elemen-elemen lain dalam suatu sistem, serta profesi yang mempraktekkan teori, prinsip, data, dan metode dalam perancangan untuk mengoptimalkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan, kelemahan, dan keterampilan manusia.
Ergonomi berasal dari dua kata bahasa Yunani: ergon dan nomos: ergon berarti kerja, dan nomos berarti aturan, kaidah, atau prinsip. Pendapat lain diungkapkan oleh Sutalaksana (1979): ergonomi adalah ilmu atau kaidah yang mempelajari manusia sebagai komponen dari suatu sistem kerja mencakup karakteristik fisik maupun nirfisik, keterbatasan manusia, dan kemampuannya dalam rangka merancang suatu sistem yang efektif, aman, sehat, nyaman, dan efisien.
Ergonomik Merupakan suatu bidang studi yang menangani perancangan kegiatan dan tugas yang cocok dengan kapabilitas manusia dan limitnya serta faktor kenyamanan kerja seperti kenyamanan dari segi anatomi, psikologi, manajemen, tata letak ruang dan peralatan yang mudah dijangkau bagi manusia dalam melaksanakan aktifitasnya.


Ergonomik adalah faktor kenyamanan kerja dalam bidang pekerjaaa atau juga disebut pengaruh yang nyata dalam hal peningkatan maupun penurunan efisiensi dan efektivitas kerja

. Faktor ini sering terjadi bagi pekerja yang harus duduk terpaku secara berjam-jam.
Contoh:
1. Operator Telepon
2. Penjual Tiket
3. Operator Komputer
4. Tukang Ketik (Types)

Hal hal dalam Ergonomik
a. Kenyamanan dalam menjalankan aktifitas
b. Keseimbangan dari semua aspek
c. Aspek menggambarkan suasana kerja yang familiar
d. Ruangan yang artistik
e. Lingkungan yangmeningkatkan hasil kerja
f. Keserasian dari tata letak pencahaan, prilaku, sistem yang familiar dapat meningkatkan pengembangan organisasi.



Aspek Ergonomik terdiri dari:

1. Pengukuran/Antrometrik

Antrometrik adalah suatu bidang ilmu yang berhubungan dengan pengukuran tubuh manusia misalnya tinggi badan dan jangkawan tangan. Contoh : Pengukuran untuk laki-laki yang tergabung dalam angkatan bersenjata tidak dapat diterapkan untuk ukuran bagi laki-laki secara.umum.
Jangkauan, Kenyamanan Penglihatan, Tinggi Meja
2. Aspek Ergonomik dalam stasiun kerja

Stasiun kerja adalah stasiun komputer yang digunakan seseorang , aspek ergonomik yang ada didalamnya terdiri dari empat aspek yaitu :
>> Berhubungan dengan lingkungan kerja, Posisi, Pemanfaatan dan Kondisi lingkungan
>> Berhubungan dengan durasi kerja
>> Type Pekerjaan
>> Bagaimana beban Psikologi
3. Pencahayaan

>> Menghindarkan penggunaan dari cahaya terang
>> Memperoleh keseimbangan antara kecerahan (bright ness)
>> Menghindari cahaya langsung atau cahaya pantulan yang langsung mengenal layar tampilan.
Contoh : Cahaya langsung dari matahari atau cahaya tak langsung yang dipantulkan oleh : tembok, langit-langi dan lantai.

Tujuan pencahayaan ;

a. Menghindari user dari cahaya terang langsugn dari pantulannya
b. Memperoleh keseimbangan antar kecerahan layar tampilan dan kecerahan pencahayaan yang ada di depan user.
c. Menghidari cahaya langsung atau pantulan yang langsung mengenai layar tampilan.
d. Memberiakn keyakinan bahwa ada pencahayaan yang cukup untuk perkejaan yang tidak menggunakan layar tampilan.


4. Suhu & Kualitas udara

Suhu dan kelembaban merupakan faktor yang sangat penting dalam kualitas. Gunakan alat penyaringan udara, seperti AC.
5. Gangguan Suara

Berasal dari AC, komputer, manusia, suara speaker dan peralatan lain yang mengakbiatkan tergangnunya konstrasi user / pengguna dalam melangsungkan aktifitas.


6. Kesehatan dan Keamanan Kerja

 Basis Evaluasi Bagi Kesehatan:
>> Beban visual (berupa iritasi mata, pandangan yang mengabur dan kadang-kadang disertai munculnya rasa pening pada mata)
>> Beban otot ( kelelahan otot, ketegangan otot dan rasa sakit pada beberapa bagian seperti siku, jari tangan dan leher)
>> Beban postur tubuh ( berhubungan erat dengan otot untuk mempertahankan posisi selama duduk dikursi)
>> Beban tekanan emosi ( dapat muncul dalam bentuk rasa aman, rasa tertekan atau depresi)

 Panca indra yang bekerja keras adalah mata, untuk mengatasi keluhan seperti iritasi mata atau kelelahan mata antara lain:
>> Istirahatkan indra yang bekerja, anda dengan melihat pemandangan yang benuansa sejuk dan jauh kedepan secara rutin.
>> Jagalah agar kacamata/lensa kontak dan layar tampilan selalu bersih.
>> Jika anda menggunakan pencegah kilau, bersihkanlah pencegah kilau itu sesuai aturan yang ada.
>> Periksalah mata anda secara teratur.
>> Jika mungkin pakailah kacamata yang khusus dirancang untuk bekerja dengan layar komputer

7. Kebiasaan Kerja

 Bekerjalah dalam keadaan santai dan posisi yang benar
Mengubah posisi duduk (untuk mencegah kelelahan otot)
 Berdiri dan mengambil beberapa menit untuk mengendurkan ketegangan otot dan lakukan olahraga ringan
 Mengusahakan untuk tidak mengantuk dalam jangka waktu yang lama yang memberikan tekanan fisik yang berat pada anda
 Mengambil istirahat secara periodik
 Memeriksa kebiasaan kerja dan tipe kerja yang hendak dilakukan
 Bagilah waktu untuk bekerja secara bergantian sehingga tidak duduk dalam selang waktu yang lama atau melakukan aktivitas yang sama terus menerus.

Prinsip-prinsip ergonomi
1. Prinsip physical
a. Jadikanlah segala sesuatu mudah dijangkau
b. Bekerja dengan tinggi yang sesuai
c. Bekerja dengan postur yang sesuai
d. Mengurangi pengeluaran tenaga yang berlebihan
e. Meminimalkan keletihan/kepenatan
f. Mengurangi pengulangan yang berlebihan
g. Memberikan jarak ruang dan akses
h. Meminimalkan kontak atau hubungan stress
i. Memberikan bobilisasi dan merubah posisi
j. Menciptakan leingkungan yang menyenangkan pencahayaan, temperatur dan mengecilkan getaran.
2. Prisip kognitif ( )
a. Adanya standarisasi
b. Menghubungkan APSI dan persepsi
c. Mempermudah pemaparan suatu informasi
d. Menyajikan informasi pada level yang tepat secara detail
e. Memberikan gambaran yang jelas
f. Membuat pola yang benar dan pengelompokan data yang jelas
g. Memberikan umpan balik secara cepat.


Keuntungan Penerapan Ergomomi
1. Produktifitas meningkat
2. Aktifitas lebih baik karena adanya faktor kenyamanan layanan dalam melakukan pekerjaan.
3. hasil kerja lebih baik karena sistem yang diopersikan lebih familiar
4. Efisiensi dan efektif dalam pengoperasian sistem.



Keluhan-Keluhan fisik, faktor penyebab dan saran pemecahannya

Keluhan: Kelelahan visual, iritasi mata, kekaburan pandangan.
Faktor Penyebab: Pencahayaan yang tidak memadai, kilau dan pantulan cahaya, defenisi karakter yang jelek.
Saran Pemecahan:
:: Jagalah tingkat iluminasi ruangan
:: Tempatkan layar tampilan sejajar dengan jendela, pakailah pelindung kilau jika diperlukan
:: Kendalikan adanya kilau dan pantulan, gunakan filter yang memperkuat kontras, aturlah kecerahan dan kontras karakternya


Keluhan: Rasa pegal di punggung dan Pinggang
Faktor Penyebab: Kursi yang tidak memadai, ruangan kaki yang sempit
Saran Pemecahan:
:: Sediakan kursi yang dapat memberikan dukungan pada bagian pinggang dan punggung dan yang dapat dtur ketinggiannya.
:: Sediakan meja kerja yang memadai sehingga kaki operator dapat bergerak secara bebas.

Keluhan: Leher, bahu dan lengan
Faktor Penyebab: Tinggi meja yang tidak memadai
Saran Pemecahan: Sediakan meja kerja yang tingginya dapat diatur dan memungkinkan operator mengatur ketinggian.

Keluhan: Pergelangan tangan
Faktor Penyebab: Sudut telapak tangan yang jelek, terlalu banyak mengetik
Saran Pemecahan:
:: Gunakan kursi yg mempunyai sandaran lengan. Sediakan pula tumpukan pergelangan tangan
:: Aturlah kecepatan pengetikan sesuai dengan prinsip analisis waktu dan gerakan
:: Berhentilah secara periodik dari pekerjaan mengetik.

1 komentar:

  1. terimakasih tulisannya berguna untuk saya



    http://blog.binadarma.ac.id/irman_effendy/

    BalasHapus